"Jam Hiji Dua Puluh Salapan Menit"

Produksi ke-25 Tahun 2016

"K A L A N G S U"

Produksi ke-24 Tahun 2016.

"O R A N G A S I N G"

Resital STIA 2016

GELAR KREATIVITAS SENI MAHASISWA 2017

26 th Teater Lima Wajah.

Pementasan Drama Cucunguk

PRODUKSI Ke-23 Teater Lima Wajah.

Footer

Sabtu, 13 Oktober 2018

Berlatih Percaya Diri ala Monolog Teater Lima Wajah

Berlatih Percaya Diri ala Monolog Teater Lima Wajah


LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--
Seorang pria berkaus putih kusam duduk dengan raut muka kesal di balik jeruji. Duduknya gelisah, sesekali merintih. Ia berdiri dan kemudian meluapkan emosinya sambil berteriak.
"Eweuh ampun pikeun anu ngalawan pamarentah. Hukum na beurat. Kuring dituding subversif. Kuring dituduh anggota teroris anu ngalawan pamarentah. Kukituna kuring kudu dihukum beurat," ungkap pria tersebut.
Dirinya bermonolog meluapkan keluhan mengenai kondisinya. Dia yang merupakan santri di sebuah pesantren harus mendekam di penjara karena tudingan yang baginya tidak berdasar. 
"Kuring mah ngan saukur cicingeun, kuuleun, jeung carang takol, anu hayang ngabela bebeneran. Tapi naha kuring diberok?" keluhnya.

Monolog di atas merupakan cuplikan penampilan mahasiswa Universitas Kebangsaan, Maulana Yusup, yang memeragakan naskah berbahasa Sunda,  "Diberok" karya Deni A. Fajar.
Yusuf kala itu tampil dalam rangka gelaran Keproduksian-28 yang diinisiasi oleh Teater Lima Wajah Universitas Kebangsaan.

Selain Yusuf, dua orang mahasiswi juga tampil bermonolog dengan naskah lain berbahasa Indonesia, yakni Kerinduan Terhadap Cinta karya Achmad Dayari, dan Kenang-kenangan Wanita Pemalu karya WS. Rendra.
"Ini merupakan persiapan dari pasanggiri (perlombaan) di empat tempat," jelas sang sutradara sekaligus pembina teater, Agus Sudrajat ketika ditemui di kampus Universitas Kebangsaan, jalan Terusan Halimun, belum lama ini.

Teater yang telah berdiri sejak 1991 tersebut sempat vakum cukup lama dan kembali aktif pada 2015 lalu.
"Saya mencoba untuk menghidupkan kembali juga mengkaderisasi mahasiswa dengan dua program, yaitu produksi dan resital,"jelasnya.
Dia yang juga merupakan pegiat di Teater Sunda Kiwari berniat mewadahi para peminat teater di kampus tersebut maupun khalayak umum.
"Teater ini menampung minat-minat mahasiswa maupun yang di luar kampus. Kita tidak mengeksklusifkan diri hanya untuk mahasiswa Universitas Kebangsaan," tuturnya.
Meski demikian, dia mengaku tujuan utamanya menghidupkan kembali teater tersebut bukanlah semata untuk mencetak teaterawan.
"Penguasaan peran adalah bonus. Saya ingin memberi pendidikan ilmu terapannya dengan melatih mereka rajin membaca naskah dan menghapal," ungkapnya.
Sepengalamannya, anak-anak dan mahasiswa saat ini kurang memiliki kepercayaan diri. Dengan berlatih teater, ia berharap hal tersebut dapat membantu orang untuk mampu keluar dari zona nyaman.
"Di teater kan seseorang harus berani tampi jadi apa saja, jadi orang gila sekalipun," jelasnya seraya tertawa.

UKM Berprestasi
Agus menuturkan, meskipun hanya berbentuk Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), teater binaannya tergolong berprestasi.
"Meskipun belum juara, April lalu kami berhasil masuk nominasi aktris terbaik di Festival Drama Bahasa Sunda tingkat umum. Itu adalah festival bahasa daerah tertua di Jawa Barat, bahkan mungkin satu-satunya di Indonesia," ungkapnya.
Setelahnya, salah satu anggota teater tersebut dikontak oleh salah satu agensi ibu kota untuk bermain peran di televisi.
Selain itu, banyak di antara anggota yang mendapat beasiswa dari pihak kampus.
"Mayoritas  dapat beasiswa karena keaktifannya di kampus, dan bisa mengharumkan nama kampus juga," jelasnya.

Sabtu, 13 Oktober 2018,   

AYOBANDUNG.COM -- Nur Khansa Ranawati

Rabu, 04 April 2018

Produksi ke-27 "RINGKANG PEUTING"

Ringkang Peuting


"RINGKANG PEUTING"
saduran : Rosyid E. Abby
dari Naskah ”Selamat Jalan Anak Kufur” karya Utuy T. Sontani

Sinopsis :
Seorang wanita bernama Ningsih mengalami kegagalan pada rumah tangga, lalu ia mengenal seorang mamih paruh baya yang ternyata adalah sang mucikari.
Si Mamih membina wanita-wanita muda termasuk Ningsih untuk meneruskan profesi yang pernah ia jalani, yaitu sebagai PSK.
Ningsih baru seminggu menjalani profesi sebagai PSK dan dia telah mengenal Somad sebagai tukang becak yang biasa mengantar para pria hidung belang ke tempat lokalisasi.
Somad memiliki rasa iba kepada Ningsih yang akhirnya timbul rasa kepedulian terhadap Ningsih.
Bagaimanakah respon si Mamih setelah mengetahui Somad menyukai Ningsih?
Nah, saksikanlah kelanjutan ceritanya, selamat menyaksikan !!!

PEMENTASAN MANDIRI

Hari / Tanggal             : Rabu, 18 April 2018

Waktu                          : 19.30 - Selesai

Tempat                        : Kampus Universitas Kebangsaan 
                                      Jalan Terusan Halimun No.32 Bandung


PEMENTASAN SEBAGAI PESERTA FDBS KE-19

Hari / Tanggal             : Rabu, 25 April 2018

Waktu                          : 09.00 - Selesai

Tempat                        : Gedung Kesenian Rumentang Siang 
                                       Jalan Baranangsiang Kosambi No.1 Bandung















Jumat, 08 Desember 2017

PRODUKSI RESITAL STUDY TEATER LIMA WAJAH 2017



PRODUKSI RESITAL STUDY TEATER LIMA WAJAH 2017



Interaksi sosial yang diliputi berprasangka buruk atau kecurigaan kepada pihak lain hanya akan menimbulkan keresahan dan ketidak-harmonisan dalam kehidupan sosial dimasyarakat.

Perlu adanya suatu upaya dan tindakan dalam menciptakan suasan yang harmonis,kerukunan dan rasa kebersamaan dalam kehidupan sosial bermasyarakat.

Teater Lima Wajah Universitas Kebangsaan melalui kegiatan Resital Study Teater Lima Wajah (STIA) tahun 2017, kembali menampilkan sebuah sarana hiburan dan edukasi (Edutaiment) dalam pementasan drama “SEMAH” saduran bebas Rosyid E. Abby adaptasi naskah “Lithuania” karya Rupert Brooke dan pementasan drama “Dilarang Menyanyi dikamar Mandi” karya Gumel Riyadh, kedua naskah tersebut disutradarai oleh Agus Sudrajat.

Pelaksanaan pada ;

Hari / Tanggal      : Selasa dan Kamis / 12 dan 14 Desember 2017
Waktu                   : 13.30 dan 15.30 WIB
Tempat                 : Kampus Universitas Kebangsaan Bandung
                               Jl. Terusan Halimun no. 37 Lingkar Selatan Bandung

Harga tiket satu kali pementasan : Rp. 10.000,-

Pemesanan tiket melalui 

  • Nida Nudia Silmi (+62 822-1920-3664)
  • Lina Sherlina (+62 856-5965-6620)
  • Maulana Yusup (+62 838-2294-5826)

Sabtu, 29 April 2017

GELAR KREATIVITAS SENI MAHASISWA

26 thn Teater Lima Wajah
UNIVERSITAS KEBANGSAAN

GELAR KREATIVITAS SENI MAHASISWA


Saat ini ruang sarana untuk mahasiswa berekspresi dibidang seni sangat terbatas, ruang ekspresi sangat dibutuhkan sebagai ajang aktualisasi bagi para penggiat seni dalam mengekspresikan suatu karya seni yang bisa dinikmati oleh masyarakat.

Melalui kegiatan Gelar Kreativitas Seni Mahasiswa diharapkan mahasiswa mampu mengembangkan kepribadiannya, agar memiliki integritas yang tinggi terhadap pelestarian dan pengembangan kebudayaan nasional.

MAKSUD DAN TUJUAN

  1. Menghimpun minat dan bakat seni dari mahasiswa/mahasiswi di lingkungan kampus Universitas Kebangsaan.
  2. Meningkatkan kegiatan ekstrakulikuler kemahasiswaan melalui pembinaan minat, bakat dan kemampuan para mahasiswa, khususnya di bidang seni.
  3. Meningkatkan dan mengembangkan apresiasi seni dikalangan mahasiswa untuk memperkaya seni budaya bangsa Indonesia yang dapat memperkuat daya saing bangsa.
  4. Menjalin silaturrahmi dan mempererat persaudaraan antar mahasiswa dari berbagai PTN/PTS di Jawa Barat.
  5. Memberikan sarana hiburan kepada masyarakat luas dalam bidang seni dan budaya.
TEMA KEGIATAN

“Membangun Generasi Muda yang Berbudaya sebagai Jati Diri dan Martabat Bangsa”

PELAKSANAAN

 
Hari / Tanggal : Jumat, 5 Mei 2017
Waktu : 13.30 – 18.00 WIB
Tempat : Aula Universitas Kebangsaan
Materi Kegiatan :

  • Diskusi Bersama DISPORA Kota Bandung
  • Pementasan Drama “Orang Asing”
Hari / Tanggal : Sabtu, 6 Mei 2017
Waktu : 15.00 – 23.00 WIB
Tempat : Aula dan Lapangan Universitas Kebangsaan
Materi Kegiatan :
  • Musikalisasi Puisi
  • Pentas Musik Kolaborasi
  • Pentas Aneka Seni Kreasi
  • Pementasan Drama “Sisit Kadal”
  • Pertunjukan Wayang Golek


GRATIS

Sabtu, 03 Desember 2016

Resital Study Teater Lima Wajah 2016



Rangkaian rencana kerja tahun 2016 Teater Lima Wajah Universitas Kebangsaan Bandung, kami kembali menggelar kegiatan Study Teater Lima Wajah (STIA) sebagai wahana pendidikan dan penyaluran minat serta aktualisasi diri anggota dibidang seni khususnya seni teater.

Teater Lima Wajah sebagai wadah yang mengedepankan unsur pendidikan dan hiburan (edutaiment) dalam setiap pementasannya, melalui kegiatan ujian pementasan (resital) STIA kali ini mengangkat sebuah cerita sisi kehidupan masyarakat miskin yang tinggal di suatu daerah terpencil, berjudul Orang Asing” saduran D. Djajakusuma hasil adaptasi dari naskah Lithuania karya Rupert Brooke, dengan di sutradarai oleh Witri Rahayu.

Sinopsis drama
“Orang Asing”
saduran D. Djajakusuma
dari cerita “Lithuania” karya Rupert Brooke.

Seorang lelaki muda berjalan menelusuri hutan kemudian ia tersesat dan tak tahu kemana arah untuk kembali dikarenakan hari sudah mulai gelap. Beruntung, ia melihat ada lampu menyala dari sebuah rumah gubuk dalam hutan itu dan kemudian ia menghampirinya lalu memohon kepada pemilik rumah untuk bisa singgah semalam hingga esok hari.

Rumah gubuk tersebut dihuni oleh sepasang suami istri tua dan seorang gadis, didalam rumah lelaki muda itu menceritakan alasan kenapa dia bisa sampai dihutan kemudian tersesat, dengan berpakaian rapih lalu terlihat mengenakan arloji mewah dan membawa sebuah koper berisikan banyak uang, membuat orang seisi rumah merasa heran dan aneh sehingga mereka menaruh rasa curiga dengan “Orang Asing” tersebut.

Siapa sebenarnya “Orang Asing” itu ?
Mengapa dia datang kehutan dengan berpakaian seperti itu ?
Apakah karena dia gila ?
Lalu mengapa ada banyak uang didalam kopernya ?
Apakah dia maling ?

Nah, sekarang apa yang akan diperbuat oleh “Orang Asing” kepada orang-orang yang ada dirumah tersebut atau sebaliknya, Apa yang akan dilakukan oleh sang tuan rumah kepada “Orang Asing” tersebut ?

Saksikanlah kelanjutan ceritanya pada :

Hari / Tanggal
:
Kamis, 15 Desember 2016
Waktu
:
pukul 13.00 dan 15.30 WIB
Tempat
:
Aula Prof. Dr. Soemitro Djojohadikoesoemo


Universitas Kebangsaan


Jl.Terusan Halimun No.37 Bandung



Harga Tiket Masuk
:
Rp. 10.000,- ( untuk Pelajar)


Rp. 15.000,- ( untuk Mahasiswa / Umum)


Rp. 25.000,- ( plus Paket Mc Donald’s)

Pemesanan Tiket
:
Nurfalah (+62 857-2007-2840)


Abella (+62 819-2967-4561)